Terdapat
beberapa hal yang menjadi masalah yang dihadapi seorang pria terkait
dengan kemampuannya dalam berhubungan seksual. Yang pertama adalah
ukuran alat vital yang kurang memuaskan sehingga kurang dapat memuaskan
pasangannya. Hal ini tentu cukup serius karena apa yang terjadi dalam
pasangan ketika berhubungan seksual dapat mempengaruhi pula kehidupan
pasangan di dalam kehidupan sehari-hari. Ketidakpuasan seorang istri
terhadap suaminya sering mengakibatkan hubungan kedua pihak menjadi
sedikit renggang.
Hal kedua yang tak kalah seriusnya adalah ejakulasi dini. Masalah
ejakulasi dini sendiri dialami banyak sekali pria di dunia ini dan bukan
merupakan sebuah masalah baru dalam hubungan seksual. Mengingat adanya
fakta bahwa seorang wanita membutuhkan waktu yang jauh lebih lama
dibandingkan pria dalam mencapai orgasme, tentu hal ini membuat seorang
pria harus bisa bertahan lebih lama dalam hubungan intim
dengan pasangannya. Dengan melakukan hubungan seks yang lebih lama,
kepuasan yang didapat oleh kedua pihak yang sedang bercinta pun akan
terasa maksimal.
Tentu anda para pria tidak mau harus kehilangan kasih sayang dan
perhatian istri ataupun pasangan ketika anda tidak dapat memuaskannya
karena anda mengalami ejakulasi dini. Berdasarkan penelitian terhadap
beberapa responden pria yang dilakukan baik di dalam negeri maupun di
negeri luar sana, didapat kesimpulan bahwa rata-rata seorang pria
membutuhkan waktu yang cukup pendek (antara 4-6 menit) untuk mencapai
puncak kepuasan atau orgasme, bandingkan dengan kaum hawa yang
membutuhkan waktu hampir 2 kali bahkan 3 kali lipat lebih lama daripada
seorang pria dalam mencapai orgasme. Hal ini menunjukkan pentingnya bagi
seorang pria untuk bertahan lebih lama dalam berhubungan seks agar
kedua pihak dapat merasakan kepuasan yang diinginkan secara bersamaan.
Memang banyak penelitian yang telah dilakukan dan tentu pengobatan yang dikeluarkan untuk mengatasi ejakulasi dini
ini, tapi banyak dari pria yang justru tidak menyadari bahwa mereka
mengalami masalah ini. Beberapa pria memiliki masalah yang cukup berat
terkait dengan kemampuan ejakulasi dini. Berdasarkan laporan beberapa
responden, ada yang mengaku bahwa dirinya sering ejakulasi ketika
hubungan seks baru berjalan sekitar dua menit. Pada pengakuan yang lain,
ada pula yang mengaku bahwa dirinya bisa mengalami ejakulasi bahkan
sebelum melakukan penetrasi ataupun sedang melakukan foreplay. Tentu ini
menunjukkan betapa seriusnya masalah yang dihadapi oleh para pria.
Ketika problem ejakulasi ini tidak diperhatikan dan dibiarkan begitu
saja, masalah akan timbul dan biasanya adalah berupa komplain dari pihak
wanita yang merasa tidak puas. Masalah terlalu cepat orgasme ini juga
membuat banyak wanita mengeluhkan kemampuan suami ataupun pasangannya
dalam berhubungan seksual. Untuk itu mungkin bagi anda yang merasakan
gejala ejakulasi dini bisa mencermati beberapa ciri dibawah ini untuk
mengetahui apakah anda memang mengalami ejakulasi yang terlalu cepat.
Ekpektasi seseorang ketika berhubungan seks memang dapat
berbeda-beda. Ada yang menganggap 7 menit berhubungan seks itu sebagai
sesuatu yang cepat, sementara ada pula yang mencapai waktu tersebut
terlalu lama. Selain itu, dengan mengetahui gejala ejakulasi dini ini,
anda bisa lebih memberikan perhatian dan mungkin juga mencari solusi
alternatif dan pengobatan yang paling tepat untuk anda.
1. Gejala ejakulasi dini biasanya ditunjukkan dengan
fakta bahwa anda mengalami ejakulasi mendahului pasangan anda. Fakta
bahwa seorang wanita membutuhkan waktu lebih lama dalam mengalami
orgasme bisa menjadi penunjang dalam hal ini. Untuk durasi waktunya,
jika dalam waktu dua menit atau bahkan kurang anda mengalami ejakulasi
berarti anda telah mengalami masalah dalam ejakulasi anda karena waktu
tersebut dianggap terlalu cepat. Hal ini pun telah disepakati oleh
beberapa ahli medis.
2. Hal yang juga perlu anda perhatikan adalah ketika
anda ereksi dalam tempo yang terlampau cepat. Hal ini memang terkesan
sesuatu yang positif padahal tidak selalu demikian. Ejakulasi dini
sering dikaitkan dengan fakta bahwa anda juga merasakan ereksi yang
terlalu cepat.
3. Gejala Ejakulasi dini yang lain adlah ketika anda
merasakan bahwa dalam batin anda terasa ada yang tidak normal.
Ejakulasi dini memang tidak selalu ditandai dengan gejala fisik saja
seperti ereksi yang terlalu cepat, tapi terkadang juga menyangkut psikis
anda. Anda terkadang dapat merasakan ada yang tidak beres dengan
kemampuan seksual anda ketika anda melakukannya secara langsung.
4. Gejala ejakulasi dini yang lain bisa anda lihat
ketika anda tidak berhubungan seks dan misalnya anda sedang menonton
sebuah film porno. Ketika anda orgasme bahkan ketika anda menonton
bagian awal sebuah film porno dan tidak kuat untuk menahannya itu
menjadi sebuah pertanda bahwa anda mengalami ejakulasi dini. Rangsangan
visual memang salah satu yang dikenal paling kuat dalam mempengaruhi
seseorang untuk mengalami orgasme. Hal yang lebih parah adalah bahkan
ketika anda tidak mengalami rangsangan ini (visual ataupun bentuk
stimulasi lain), anda dapat mengalami orgasme. Hal ini sering
dikategorikan sebagai gejala ejakulasi dini yang cukup parah.
5. Seorang bisa pula melihat gejala ejakulasi dini
misalnya ketika melakukan masturbasi. Ketika melakukannya dengan posisi
kaki yang melebar, biasanya seseorang yang mengalami ejakulasi dini akan
kesulitan mengendalikan ejakulasinya, sebaliknya jika kedua kaki
merapat biasanya seorang pria lebih dapat menahan terjadinya ejakulasi
tadi.
Beberapa hal diatas sebetulnya cukup simple dan bisa anda perhatikan
ketika anda ingin mengetahui apakah anda mengalami gejala ejakulasi
dini. Dengan mengetahuinya tentu anda bisa mencari jalan keluar jika
memang anda mengalami ejakulasi dini. Ejakulasi dini sendiri sebetulnya
tidak terlalu mengerikan jika anda tahu cara mengatasinya mengingat
banyak metode dan cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi dan
mengobatinya.








0 komentar:
Posting Komentar