Ada
berbagai macam masalah kesehatan terkait dengan kehidupan seksual yang
dapat dialami oleh siapapun; beberapa jenis masalah kesehatan seksual
hanya terjadi pada salah satu gender saja seperti ejakulasi dini.
Masalah kesehatan seksual ini dapat terjadi pada semua pria tanpa
batasan usia, jenis pekerjaan ataupun kondisi ekonomi tertentu. Gangguan
kesehatan seksual ini ditandai dengan ketidakmampuan seorang pria untuk
menahan ejakulasi sehingga kehilangan kendali untuk mempertahankan
ereksi dan menjapai klimaks bersama – sama dengan pasangan berhubungan
seksual. Adapun pengertian ejakulasi dini tersebut merupakan definisi
dasar dari gangguan kesehatan seksual mengenai ketidakmampuan
mengendalikan ereksi dan menahan ejakulasi saat melakukan hubungan
seksual.
Kebanyakan pria yang mengalami kesulitan menahan ejakulasi selama
melakukan hubungan seksual tidak meyadar bahwa ketidakmampuan tersebut
adalah sebuah tanda dari disfungsi seksual.
Dalam banyak kasus; para pria hanya mengeluh mengenai ketidakmampuan
menahan ejakulai selama durasi yang diinginkan. Dengan mengetahui
pengertian ejakulasi dini yang tepat maka akan didapatkan sesepahaman
mengenai disfungsi seksual ini sekaligus menggugah mereka yang mengalami
masalah tersebut untuk tidak merasa malu dengan kondisinya dan segera
mencari solusi guna mengatasi ketidakmampuan menahan ejakulasi selama
durasi yang diinginkan. Menemukan sebuah definisi dan ukuran yang tepat
guna menggambarkan kondisi ejakulasi dini agar penilaian terhadap
ketidakmampuan menahan ejakulasi menjadi tidak lagi relatif namun
memiliki ukuran yang mudah dijadikan pembanding.
Salah satu pengertian ejakulasi dini yang pernah dikemukakan para
ahli adalah ketidakmampuan seorang pria untuk menahan ejakulasi selama 2
menit. Dalam hal ini; definisi atau pengukuran mengenai ketidakmampuan
menahan ejakulasi dihitung dengan menggunakan satuan waktu. Sehingga
seorang laki – laki yang tidak mampu menahan ejakulasi saat melakukan
hubungan seksual selama lebih dari dua menit dapat dikatakan mengalami
disfungsi seksual yang disebut ejakulasi dini. Pengertian ini cukup
mudah dipahami dan diukur agar seorang pria yang merasa mengalami
gangguan atau kesulitan menahan ejakulasi dapat mengukur dan
menyimbulkan apakah kondisinya tersebut termasuk dalam definisi
mengalami disfunsi seksual ejakulasi dini.
Adapun pengertian ejakulasi dini yang kedua diukur dengan menggunakan
reaksi penis terhadap rangsangan saat melakukan hubungan seksual.
Banyaknya gesekan atau goyangan yang terjadi sebelum terjadinya
ejakulasi dijadikan sebagai patokan ataupun ukuran untuk menilai kondisi
seorang laki – laki apakah ia termasuk mengalami disfungsi seksual
ejakulasi dini atau tidak. Salah satu pendapat yang dikemukakan adalah
dengan mengukur kemampuan menahan ejakulasi hingga hitungan 10 sampai
dengan 20 goyangan; jika seorang laki – laki mampu menahan ejakulasi
hingga lebih dari 20 goyangan maka ia dinyatakan tidak mengalami
disfungsi seksual ejakulasi dini dan sebalikanya jika seorang laki –
laki mengalami ejakulasi atau tidak mampu menahan ejakulasi kurang dari
10 goyangan ataupun antara 10 hingga 20 goyangan maka ia dikategorikan
mengalami disfungsi seksual berupa ejakulasi dini.
Ada pula pengertian ejakulasi dini yang lain dimana disfungsi seksual
ini didefinisikan sebagai kondisi dimana seorang laki – laki mengalami
ejakulasi lebih dahulu dibandingkan dengan pasangan saat berhubungan
seksual hingga lebih dari 50 persen jumlah hubungan seksual yang
dilakukan. Pengertian ini sedikit lebih sulit diukur karena sangat
relatif; kecepatan pasangan mengalami orgasme merupakan hal yang sangat
relatif sehingga definisi ini agak sulit untuk digunakan mendapatkan
indikator untuk menyebut seorang laki – laki mengalami disfungsi seksual
ejakulasi dini ataupun tidak. Meskipun begitu; ada baiknya para laki –
laki yang merasa memiliki kesulitan untuk menahan ejakulasi atau hanya
mampu menahan ejakulasi untuk durasi yang dirasa pendek melakukan
pemeriksaan atau mencoba perawatan untuk memperbaiki kemampuan menahan
ejakulasi saat melakukan hubungan seksual.
Ada beberapa jenis ejakulasi dini yang dapat dialami oleh seorang
pria berdasarkan tingkat ketidakmampuan menahan ejakulasi saat melakukan
hubungan seksual. Ejakulasi dini dengan tingkatan ringan merupakan
kondisi paling ringan pada kasus disfungsi seksual ini; pengertian
ejakulasi dini tingkat ringan adalah ketila terjadi ejakulasi terjadi
dalam durasi sekitar 2 menit setelah terjadi penetrasi. Sedangkan
ejakulasi dini tingkat menengah terjadi ketika seorang pria tidak mampu
mengendalikan atau menahan ejakulasi sesaat setelah melakukan penetrasi
dan ejakulasi dini dinyatakan berada di tingkat berat ketika terjadi
ejakulasi sebelum penis melakukan penetrasi atau ketika penetrasi
dilakukan.
Ada beberapa penyebab fisik dan psikis
yang menyebabkan terjadinya disfungsi seksual berupa ketidakmampuan
menahan ejakulasi ketika berhubungan seksual. Dengan mengetahui
pengertian ejakulasi dini dan memahami penyebab – penyebabnya maka
seorang pria dapat dengan segera mencari solusi untuk mengatasi masalah
tersebut. Salah satu penyebab yang sering terjadi adalah faktor psikis
yaitu karena faktor kecemasan atau kurang percaya diri dan juga dapat
terjadi karena terlalu bersemangat ketika melakukan hubungan seks.
Penyebab lain ejakulasi dini yang terkait dengan bagian tubuh yang
terlibat dalam mengendalikan ejakulasi
adalah kurangnya fungsi dari serotonin yang merupakan neurotransmitter.
Gangguan pada syaraf serta hipersensitivitas syaraf di sekitar penis
juga dapat membuat seorang pria kesulitan mengendalikan ejakulasi.
Dengan mengetahui pengertian ejakulasi dini beserta apa yang menjadi
sebabnya maka seorang pria yang mengalami masalah disfungsi seksual ini
dapat mencari solusi yang tepat baik itu berupa perawatan untuk
memperbaiki fungsi syaraf, mengembalikan ungsi serotonin ataupun
melakukan konseling guna memperbaiki kondisi psikologis yang menjadi
penyebab terjadinya ketidakmampuan mengendalikan ejakulasi saat
melakukan hubungan seksual. Pada dasarnya; masalah disfungsi seksual
berupa ejakulasi dini dapat dirawat guna memperbaiki kondisi ataupun
menyembuhkan ketidakmampuan mengontrol ejakulasi yang terjadi.








0 komentar:
Posting Komentar